ceting yukz..........

Kamis, 10 Februari 2011

Cinta sejati...

Dia datang pada saat dimana aku sedang merasa sangat kehilangan, hari-hariku sedang membosankan dan menyedihkan. Aku baru saja putus cinta. Awal aku mengenalnya karena tidak sengaja mengirim sms. Setelah itu kami sering bertukar cerita, bertelpon ria.
Entahlah, aku tidak tahu kapan cinta itu hadir dalam hatiku dan aku juga tak mengerti mengapa cinta itu datang begitu cepat. Dan yang lebih aku tak mengerti mengapa aku harus mencintainya, padahal kita tak pernah bertemu.

Aneh bukan? Tapi itulah cinta, bila cinta tidak gila itu tidak dikatakan cinta…
Cinta itu harus gila.
Entahlah, apakah dia merasa hal yang sama dengan apa yang kurasa? Aku tak tahu. Hubunganku dengan ardian tak pasti, bertemankah atau berpacarankah…
Berteman…mungkin dia akan jadi seorang teman yang baik, yang selalu mau mendengar keluh kesahku setiap hari
Berpacaran…mungkin dia akan jadi seorang pacar yang setia,
Berteman atau berpacaran aku tak peduli. Aku merasa nyaman… mendengar suaranya dan mendengar tawanya, dia selalu menjalani kehidupannya dengan santai, seolah dia tidak pernah merencanakan hidupnya esok akan bagaimana, dia biarkan hidupnya mengalir. Tapi itulah yang ku suka, tapi hal itu pula yang pada akhirnya membuat aku benci.
Ardian datang lebih awal daripada adit, mungkin jika adit datang lebih awal, aku akan jatuh cinta padanya.

Aku mengenalnya karena perjodohan orang tua. Saat itu aku sedang menikmati kedekatanku dengan ardian.
Entahlah, aku tidak tahu kapan cinta itu datang di hati adit, aku tak mengerti mengapa adit sangat ingin menikah denganku, padahal perkenalan ini amat singkat. Entahlah, apakah aku merasa hal yang sama dengan adit? Aku tak tahu. Tapi yang pasti aku kagum akan kegigihan dan perhatian dia.
Hubunganku dengan indra juga tak pasti, yang pasti aku pernah menyakitinya karena aku menolaknya

Saat ini aku sedang mencoba untuk mengistirahatkan hati dan pikiranku, aku harus berusaha agar aku tak berkubang lagi pada kisah yang sama dan orang yang sama… walau sulit, aku harus bisa merelakan dan melupakan semua…
Aku ingin menuliskan sebuah puisi sebagai akhir dari kisah ini…

persahabatan ......

      Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
  Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…
      Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.
      Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Selasa, 01 Februari 2011

hatiku

DElema ceRIta cinTAKU

Cinta datang tanpa tanda. Cinta datang tanpa memilih, miskin, kaya, pandai, bodoh, cantik, tampan, bahkan buruk rupa pun dia tidak pernah perduli. Cinta datang pada siapa saja yang kaya hatinya. Karna hanya mereka yang kaya hati lah yang dapat merasakan datangnya cinta. Cinta akan mengubah dunia ini menjadi warna yang mulia. Hanya mereka yang berhati bijak, akan meletakkan cintanya dalam seluruh hidupnya. Membuat hidup mereka lebih mulia
.
Hanya orang picik yang mengutuk cinta. Karna orang yang miskin hatinya yang mengutuk datangnya cinta. Sedangkal pikirnya yang membuat cinta menjadi racun hati. Cinta tak pernah tau datang untuk siapa, kepada siapa, dan untuk apa. Salahkah cinta jika tak pernah terbalas? Salahkah cinta jika mengusik damainya hidup seseorang. Salahkah cinta, haruskah cinta termaki, karna tak pernah diharapkan?

Kata hati untuk Sang dipuja
“ Aku tak pernah tau kapan cinta ini datang, saat kusadari kedatangannya ku tau cintamu untuk dirinya. Tak pernah kusesali kedatangannya. Ku hanya dapat merasakannya, terkadang terasa sakit tapi ku tak dapat mengusirnya. Hanya kutunggu kapan cinta itu meninggalkan diriku. Saat cinta mulai beranjak pergi, cintamu datang menghangatkan hariku. Cintaku mendekatiku lebih dekat dari sebelumnya. Cintamu menemani hatiku, meski terkadang kau ingin meninggalkanku, tapi cintamu tak pernah beranjak dari cintaku. Meski mulut, emosi, dan pikir sering berbohong, cinta selalu jujur. Cintaku hanya mau cintamu, begitu pula cintamu. Itulah yang membuat hidupku lebih berwarna dan aku yakin itu menjadikan aku sedikit mulia. Namun, piciknya aku membuatmu pergi dariku. Aku yakin meski kau pergi, cintamu masih untuk cintaku.
Tapi kini semua sungguh berbeda, cintamu meninggalkan cintaku dan memilih cinta yang lain. Sampai detik ini aku menunggu cinta ini meninggalkan aku. Tapi aku syukuri cinta ini. Meski kuberharap akan kepergiannya namun cinta ini masih kurasakan indahnya. Biarkan cinta ini pergi, hal itu tak akan membuatku hancur atau merana. Karna aku masih punya ‘cinta’ yang lain. Yang jelas aku masih punya cintaNYA. CintaNYA tak akan pernah meninggalkan ‘cinta’ku padaNYA. Itu yang membuat aku lebih kuat hingga detik in......

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger